5 Tempat Wisata Favorit Di SRAGEN

5 Tempat Wisata Favorit Di SRAGEN

Sangiran

Sangiran merupakan sebuah situs purbakala yang jadi tempat didapatkannya Homo Solensis, yang mempunyai makna manusia cerdas yang asalnya dari Solo. Meskipun begitu, bisa saja banyak dari Kalian yang tidak mengetahui jika Sangiran ini berada di kabupaten Sragen. Tidak cuma itu, didapatkan juga Meganthropus Palaeojavanicus ditahun 1941 oleh Van Koenigswald di dusun Sangiran, sekaligus jadi penemuan yang merubah sejarah. Menariknya, menurut seluruh ahli geologi, Sangiran dahulunya merupakan bentangan lautan. Tetapi karena proses geologi dan bencana alam yaitu letusan Gunung Merapi, Gunung Lawu dan Gunung Merbabu, kemudian Sangiran tercipta menjadi daratan seperti sekarang. Sangiran terdaftar jadi salah satu Peninggalan Budaya Dunia oleh UNESCO. Sangiran mempunyai suatu museum (Museum Sangiran) yang mempunyai berbagai jenis fosil manusia dan binatang purba, gudang fosil, laboratorium, dan sejumlah kios souvenir khas Sangiran.

Pemandian Air Panas Bayanan

Tempat pariwisata alam yang satu ini pun meliputi pariwisata kesehatan atau health tourism sebab khasiat dari air panas yang terdapat di Bayanan. Air panas Bayanan diyakini mempunyai banyak manfaat, sehingga dapat sembuhkan berbagai penyakit, di antaranya ialah rematik, gatal-gatal pada kulit, dan penyakit lain. Sumber air di Bayanan ini dahulunya pun disebut sebagai Hyang Tirto Nirmolo. Saking bermanfaat nya, air panas di sana juga diyakini mampu mengurangi kolestrol didalam darah, menaikan vitalitas, memulihkan kebugaran, memelihara sendi dan otot tubuh, sehingga menjadikan awet muda. Tak tahu dari mana keyakinan ini muncul, tetapi konon kabarnya sudah banyak wisatawan yang membuktikannya.

Waduk Kedungombo

Tempat wisata Sragen berikutnya ialah suatu bendungan besar yang mempunyai luas lahan hingga 6,570 hektar. Saking luas, Wadung Kedungombo ini meliputi tiga kabupaten, yaitu kabupaten Sragen, kabupaten Grobogan, serta kabupaten Boyolali. Waduk ini membendung jumlah lima sungai dengan area perairan 2,830 hektar serta area yang kering 3,740 hektar. Waduk tersebut rupanya jadi salah satu obyek pariwisata andalan yang dimiliki Sragen. Kalian bisa mencapai waduk tersebut dengan waktu tempuh kira-kira 30 km dari kota Sragen ke kecamatan Sumberlawang. Tuk merasakan keindahan waduk ini, Kalian bisa sewa perahu motor tuk menelusuri berbagai pulau-pulau kecil yang tampak di tengah-tengah waduk. Disamping itu, waduk ini pun menjadi penyalur hobby memancing Kalian, atau penyalur hobi bersantap Kalian karena ada banyak warung kuliner dengan menu ikan di sana.

Gunung Kemukus

Gunung Kemukus adalah salah satu tempat pariwisata religi dengan adanya kuburan Pangeran Samudro. Salah satu gaya tarik dari Gunung Kemukus ini merupakan cerita rakyat yang menyelubungi kuburan Pangeran Samudro. Terdapat dua versi kisah yang tersebar di warga setempat tentang Gunung Kemukus ataupun makam Pangeran Samudro tersebut. Salah satu versinya merupakan jika ada yang mau keinginannya terkabul atau ngalap berkah, orang ini harus pergi ke makam Pangeran Samudro dan mengerjakan ritual berkaitan intim dengan lawan jenisnya yang bukanlah suami atau istrinya kira-kira tujuh kali dalam satu lapan ataupun 35 hari. Yakin?

Desa Wisata Kliwonan

Jadi, di sana, Kalian dapat mengalirkan hobi seni dan budaya Kalian dengan mendalami batik khas Sragen. Di sana, Kalian dapat menemukan banyak pengrajin batik yang datang dari Kliwonan. Kalian dapat melihat aksi para pengrajin batik ini ketika menuangkan kreasinya di atas bermacam-macam jenis kain dengan beragam cara pengerjaan. Sejumlah jenis kain yang normal digunakan adalah sutera yang akhirnya ditenun dengan tradfisional atau menggunakan mesin, primisma atau katun. Namun tuk metode pengerjaannya, para pengrajin batik umumnya memakai teknik printing, cap, tulis atau perpaduan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.