Conte serta Manajer Lain yang Menjadi Jawara EPL di Musim Debutnya

Conte serta Manajer Lain yang Menjadi Jawara EPL di Musim Debutnya

Conte serta Manajer Lain yang Menjadi Jawara EPL di Musim Debutnya

Conte serta Manajer Lain yang Menjadi Jawara EPL di Musim Debutnya – Antonio Conte sekarang masuk didalam daftar manajer elit yang sanggup memenangkan trofi Primer League pada musim debutnya. Pria Italia tersebut barusan memenangkan gelar EPL bersama dengan Chelsea usai timnya menaklukan West Brom 1-0 di Hawthorns. Conte merupakan manajer Italia ke-4 yang memenangi gelar liga dan ia pula ialah manajer keempat yang berhasil memenangkan gelar ini di musim debutnya. Eks pelatih Juventus tersebut ambil alih The Blues pada saat awal musim ini atas durasi kontrak tiga tahun. Sejumlah pelatih hebat lain pun sudah memenangkan gelar EPL buat klubnya di musim perdana mereka. Di bawah ini ialah empat manajer yang telah meraih prestasi cemerlang ini sama seperti dikutip Naiji.

Jose Mourinho – Jose Mourinho dihadirkan Chelsea dari klub Portugal FC Porto usai mampu mengantar klub itu meraih trofi Liga Champions. Dan pilihan itu berbuah manis, lantaran Mourinho sukses membawa Chelsea memenangi gelar Premier League serta Piala Liga. Tersebut adalah gelar liga pertama mereka didalam 50 tahun. Chelsea melakoni musim itu dengan fantastis di mana mereka membuat beberapa rekor. Antara lain kemenangan away paling banyak (15 kemenangan), torehan clean sheet yang terbabnyak (25 clean sheet). Kemudian kebobolan sangat sedikit di laga tandang (9 gol), kemenangan yang terbabnyak (29 kemenangan), kemenangan tandang berturut-turut paling banyak (9 kemenangan). Lalu kebobolan sangat sedikit (15 gol) lalu poin terbanyak di dalam semusim (95 poin).

Carlo Ancelotti – Chelsea menghadirkan manajer berkebangsaan Italia Carlo Ancelotti tuk kembali mengantar mereka sebagai yang terbaik di liga. Walaupun kecewa ditendang Inter Milan pada partai 16 besar Liga Champions, Chelsea punya satu musim tersukses didalam sejarah. The Blues menjuarai Premier League ketiga kalinya serta mempertahankan Piala FA buat pertama kalinya. Serta sebagai klub Inggris ketujuh yang menyelesaikan musim dengan dua gelar tersebut. Chelsea pula terkenal lantaran sepakbola menyerang yang mereka publikasikan di musim ini. Armada Ancelotti memecahkan sejumlah rekor serta statistik Premier League tergolong gol terbanyak yang dibuat didalam semusim (103 gol), gol yang terbabnyak di kandang didalam satu musim (68 gol) lalu selisih gol yang terbabnyak didalam semusim (71 gol).

Manuel Pellegrini – Pada tanggal 18 Januari 2014 kontra Cardiff City, Manchester City sebagai klub paling cepat didalam sejarah Premier League yang membuat 100 gol di seluruh kompetisi. Mereka akhirnya mencetak 156 gol di seluruh kompetisi lalu memecahkan rekor tadinya yang ditorehkan Manchester United atas 143 gol di musim 1956-57. Total 102 gol yang dibuat oleh Manchester City di liga sewaktu itu adalah yang kedua paling tinggi di sepanjang histori Premier League. Itu sekedar tertinggal satu gol daripada rekor yang ditorehkan Chelsea saat musim 2009-10. Pun adalah musim kesatu di Premier League, yang mana satu tim mempunyai tiga pemain yang setiap mereka membukukan melebihi 15 gol liga (Yaya TourĂ©, Sergio Aguero serta Edin Dzeko).

Antonio Conte – Antonio Conte berlabuh ke Chelsea di awal musim ini secara kondisi tim bermental lesu usai menyelesaikan musim lalu di peringkat ke-10. Conte pun belum memulai musim ini dengan langgeng, dimana ia musti melihat timnya terkena kekalahan telak melawan Liverpool dan Arsenal. Conte pula menyadari jika formasi musim lalu yang diberlakukan Chelsea tidak lagi bekerja dengan efektif kali ini. Ia makin memperkenalkan formasi tiga bek yang sungguh sudah jadi andalannya sejak dirinya merancang Juventus serta timnas Italia. Resultnya, Chelsea melambung tinggi serta berhasil balik lagi membusungkan dada menjadi tim terbaik di Inggris musim ini. Tangan dingin Conte sanggup menjadikan performa pemain bintang semacam Eden Hazard juga Diego Costa lagi meningkat. The Blues juga masih berkesempatan tuk menutup musim ini dengan kian baik lagi, bila mampu menaklukan Arsenal di partai final Piala FA.

Leave a Reply

Your email address will not be published.