Lima Punggawa Yang Karirnya Hancur Lebur di Chelsea

Lima Punggawa Yang Karirnya Hancur Lebur di Chelsea

Lima Punggawa Yang Karirnya Hancur Lebur di Chelsea – Chelsea adalah salahsatu tim raksasa di Inggris. Roman Abramovich sukses merubah The Blues dr kesebelasan papan tengah-tengah jadi tim yg bertabur tropi sepanjang 1 dekade terakhir. Walaupun demikian, Chelsea jua tak lepas dr kecaman. Tim didikan Antonio Conte tersebut jg kerap menyia-nyiakan talenta punggawa yng sudah dihadirkan menuju kesebelasan. Dibawah tersebut 5 pesepakbola yg karirnya hancur di Chelsea sebagaimana menurut Sportskeeda.

 

Oriol Romeu – Lulusan dr La Masia yng ngetop, Oriol Romeu menggunakan waktu bersepakat dg Chelsea ketika dibeli dengan mahar lima jt euro pada kompetisi musim 2011. Tapi, hasrat punggawa yang berasal dari Spanyol tuk berlaga reguler nggak dipenuhi sehabis dia tidak berhasil menembus menuju ke team utama. Dengan mengejutkan Chelsea Lalu meminjamkan Romeu menuju Stuttgart usai mengikatnya dgn komitmen baru di 2013. Karena John Terry telah menua & dg penjualan David Luiz menuju ke PSG, Romeu diprediksi dapat mendapatkan peluang merumput di sini. Tetapi, fleksibilitas Romeu menjadi gelandang defensif serta defender teruji tak memadai & ia terpinggirkan dr tim Chelsea. Romeu keluar dari Chelsea dgn gabung dg Southampton pd th 2015. Seandainya dirinya memperoleh amat banyak menit-menit berlaga, Oriol Romeu dgn sederhana memperlihatkan ia jadi pesepakbola reguler Chelsea.

 

Andre Schurrle – Performa Andre Schurrle yg menarik minat dengan Bayer Leverkusen meyakinkan The Bluesmenginvestasikan 18 m pound buat punggawa remaja dari Jerman ini. Tapi, nasibnya nggak terlampau baik di Stamford Bridge. Schurrle, bagaimanapun jua, tak sukses mendapat keyakinan dr Jose Mourinho serta hijrah menuju Wolfsburg di thn 2015. Sekarang berumur 27, ia merupakan pesepakbola cadangan di Dortmund & banyak keluar di atas arena pertandingan menjadikannya kehilangan tempat didalam timnas Jerman.

 

Gael Kakuta – Gael Kakuta sempat mendapatkan label menjadi ‘Next Zidane’ dan memperoleh sanjungan dr punggawa spt Frank Lampard serta Michael Ballack, sebab kemampuannya yng istimewa. Tetapi, pesepakbola yang berasal dari Prancis itu cuma jadi korban sistem peminjaman punggawa, yg dikerjakan orang-orang The Blues. Ia akhirnya bersepakat dg Sevilla pd th 2015, & sehabis tidak berhasil membalikan karirnya, dirinya hijrah menuju ke kesebelasan Tiongkok Hebei China Fortune di thn 2016.

 

Yuri Zhirkov – Pesepakbola dari Rusia, Yuri Zhirkov gabung dgn Chelsea dengan harga 18 jt pundsterling pd Januari 2008, yng membuatnya menjadi pesepakbola paling mahal Rusia sepanjang masa. Tapi, Zhirkov tak sukses memenuhi harapan tinggi yg diletakkan pd pundaknya usai berseragam The Blues. Pos pemain belakang kiri didominasi oleh Cole kala Zhirkov sampai di Stamford Bridge. Punggawa yang berasal dari Rusia ini kesusahan & tidak sering mendapatkan waktu tuk menunjukkan dirinya. Disamping itu, masuk ruang perawatan jg menghasilkannya tak mampu main dengan baik di Inggris. Didalam 2 musim, Zhirkov sekedar perform 49 x serta membikin sebuah goal menjelang ditawarkan menuju Anzhi Makhachkala di tahun 2011.

 

Loic Remy – Loic Remy menarik minat beberapa tim yang besar yng sedang membutuhkan ujung tombak sehabis membuat 14 skor hanya di dalam 27 laga, sepanjang masa pinjamannya dg Newcastle. Chelsea dgn seketika mengaktifkan klausul pelepasannya sekitar sepuluh, lima m pound pd 2014. Tetapi, punggawa dari Prancis tersebut nggak dapat berhasil lantaran cuma dijadikan sebagai cadangan Diego Costa. Penampilan sukses pesepakbola yang berasal dari Spanyol ini menjadikan Remy jadi terlupakan di Stamford Bridge. Dirinya sekedar membikin 12 goal didalam 2 th dg kesebelasan London. Kini menginjak usia 30 thn, Remy lagi berjuang memperbaiki karirnya bersama dengan tim Spanyol, Las Palmas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.